Menikmati Kemeriahan Wisata Jepang di Musim Panas

Setelah membahas seperti apa suasana berwisata ke di musim dingin dan musim semi di artikel sebelumnya, minna-san pasti ingin tahu seperti apa rasanya berwisata ke Jepang di musim panas. Apakah hawa panasnya sama seperti di Indonesia? Apa saja yang bisa minna-san lakukan di Jepang saat musim panas?

Musim panas di Jepang berlangsung dari bulan Juni hingga pertengahan September, bervariasi di setiap prefektur. Dengan suhu 21-32 derajat celsius, terasa sekali hawa panas dan lembabnya. Terik dan panasnya memuncak pada bulan Juli hingga Agustus. Meski tingkat kelembabannya sangat tinggi, minna-san tetap bisa menikmati meriahnya Jepang pada musim panas! Selain panas dan lembab, hari-hari Jepang di musim panas berlangsung cukup panjang, jadi minna-san bisa bersenang-senang sepuasnya menikmati sinar matahari.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Pada musim panas, terdapat banyak sekali festival musim panas (matsuri) di penjuru Jepang. Festival musim panas yang diadakan selalu berbeda-beda sesuai dengan budaya dan tradisi di setiap prefektur. Selain meriahnya suasana festival musim panas, minna-san juga bisa menikmati keindahan pertunjukan kembang api (hanabi) yang bisa minna-san saksikan hampir di semua festival. Namun, jika minna-san ingin menikmati pertunjukan hanabi yang terbaik, minna-san bisa menikmatinya di di Sungai Sumida, Tokyo.

Namun, bagaimana jadinya kalau minna-san tidak tahan dengan panasnya Jepang di musim panas?

Minna-san dapat berkunjung ke daerah Jepang yang lebih dingin, seperti daerah Pegunungan Alpen Jepang, Tohoku, atau Hokkaido. Minna-san masih tetap bisa menikmati kemeriahan musim panas dengan temperatur yang lebih dingin.

Untungnya, musim panas juga berarti musim hujan di Jepang. Curah hujan di Jepang termasuk ringan yang berlangsung dari awal Juni hingga pertengahan Juli. Namun, minna-san harus waspada dengan badai musim hujan yang umum terjadi Okinawa dan daerah barat daya Jepang.

Asyiknya berkunjung ke Jepang di musim panas tergantung pada minna-san. Apabila minna-san memang tidak sanggup merasakan teriknya matahari musim panas, minna-san disarankan untuk berkunjung pada musim lain atau pada akhir September, ketika musim gugur mulai tiba.

Leave a Reply

%d bloggers like this: