Tradisi Momijigari di Musim Gugur Jepang untuk Refleksi Diri

Hanami identik dengan musim semi di . Sedangkan pada musim gugur, salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu adalah . Secara literal, diterjemahkan dari kata yang berarti daun maple, dan gari yang yang berarti berburu. Maksud perburuan disini bukan mengumpulkan daun , melainkan lebih kepada aktivitas mengamati perubahan warna daun maple di musim gugur Jepang, dari berwarna hijau menjadi warna merah atau kuning.

Tradisi momijigari konon sudah dilakukan sejak zaman Heian, yaitu kira-kira pada abad ke-9 atau 10. Inilah salah satu alasan minnasan berkunjung ke Jepang saat musim gugur karena Jepang merupakan salah satu negara, selain Cina dan Kanada, yang terkenal dengan keindahan fenomena perubahan warna daun pada musim ini.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Perubahan warna daun itu terjadi akibat perubahan suhu saat musim gugur tiba. Di Jepang sendiri, ada beberapa jenis pohon yang mengalami perubahan warna dan yang paling popluer tentunya pohon maple. Selain itu, masih ada pohon icho (gingko), keyaki, sakura, hazenoki, serta hanamizuki. 

Daun-daun perlahan-lahan akan berubah warna seiring dengan menurunnya suhu dan memendeknya waktu matahari bersinar. Perubahan warna tersebut terjadi serentak ketika suhu siang hari mencapai 5°C. Jadwal perubahan warna daun berbeda-beda untuk setiap jenis pohon,

Saat terbaik untuk melakukan tradisi ini adalah ketika saat seluruh daun telah berubah warna sepenuhnya. Perubahan ini dimulai dari wilayah Jepang bagian utara menuju selatan. Makin tinggi tempatnya maka pohon-pohon akan lebih cepat berubah warna. Waktu terbaik untuk momijigari tergantung dari masing-masing wilayah dan suhu pada tahun itu. Di beberapa tempat di Jepang, momijigari bisa dilakukan mulai pertengahan September. Sedangkan di Tokyo, umumnya waktu terbaik melakukan tradisi ini adalah menjelang akhir November hingga awal Desember.

Meskipun umumnya tradisi ini dilakukan didaerah pegunungan atau dataran tinggi, minnasan tidak perlu membawa perlengkapan khusus. Tujuannya adalah menikmati keindahan perubahan wana daun sehingga minnasan cukup mengenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berjalan-jalan di suhu yang mulai dingin.

Aktivitas momijigari ini memang lebih tenang dibandingkan hanami. Yang dilakukan saat momijigari umumnya duduk-duduk atau jalan-jalan santai sambil menikmati pemandangan berubahnya warna daun-daun di musim gugur. Tradisi ini juga dimanfaatkan untuk melakukan perenungan atau refleksi diri.

Jangan mengira kegiatan momijigari ini bakal membosankan ya minnasan. Karena keindahan musim gugur Jepang tidak hanya menyajikan daun-daun yang berubah warna menjadi merah atau kuning tetapi juga dengan mekarnya bunga-bunga musim gugur. Musim gugur Jepang tentunya tidak kalah indah dengan musim semi atau musim panas.

Leave a Reply

%d bloggers like this: