Souvenir Kudapan Manis di Kyoto

Jalan-jalan ke suatu tempat tanpa membawa buah tangan akan terasa hambar. Contoh saat jalan-jalan ke Jepang. Ditambah lagi mina-san sudah jatuh cinta dengan tempat tersebut. Membeli buah tangan atau souvenir ini tak melulu berupa gantungan kunci atau kaos, atau mungkin benda yang bisa dikenakan. Namun, bagi mina-san yang ingin mencoba memberi souvenir seperti kudapan manis pun bisa. Kali ini, GATE akan membahas souvenir kudapan manis di .

Kyoto merupakan kota wisata yang sama populernya dengan Tokyo. Kota ini memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan. Selain sejarahnya yang kental serta banyaknya kuil, Kyoto juga menawarkan kudapan manis yang lucu sebagai buah tangan bagi wisatawan.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

 

Otabe (Steamed Yatsuhashi)

 

 

Yatsuhashi merupakan salah satu kudapan khas Kyoto yang paling terkenal. Yatsuhashi sendiri termasuk dalam senbei, sejenis kerupuk yang terbuat dari tepung beras, gula, kayu manis dan air kemudian dipanggang hingga renyah atau bisa kita sebut rice crackers. 

Yatsuhashi ini juga bisa dibuat dengan metode memasak yang lain, seperti dikukus. Kemudian diberi isian pasta kacang merah. Nah, yatsuhashi kukus isi kacang merah ini yang disebut dengan Otabe.

Yatsuhashi kukus ini memiliki varian rasa yang lain seperti rasa kayu manis dan . Isian Otabe juga beragam seperti pasta kacang merah, gula merah, cokelat, saus mitarashi dan banyak lainnya.

 

Chocolate and Matcha Green Tea Cookie Set

 

 

Dalam satu set kudapan manis ini, mina-san dapat mecicipi 3 rasa  yang menyegarkan seperti cokelat, matcha serta hojicha (teh yang dimasak dengan cara dipanggang).

Rasa matcha yang bercampur cokelat atau hochija yang bercampur cokelat memberikan kesan tersendiri saat dinikmati. Rasa manis kemudian rasa khas matcha membuat mina-san ketagihan, seperti menikmati segelas matcha latte yang segar. Selain itu, bagi yang bukan penggemar manis, 3 varian rasa cookies akan cocok untuk memanjakan lidah mina-san.

 

Matcha Cake

 

 

Baumkuchen merupakan kue lapis yang berasal dari Jerman, namun begitu populer di Jepang. Karakteristik baumkuchen cake ini ada pada lapisan-lapisan tipis yang tampak saat dipotong, menyerupai lingkaran seperti saat batang pohon ditebang. Jika diterjemahkan, baumkuchen berarti tree cake atau log cake.

Di Jepang, baumkuchen dibuat di atas batang besi yang diputas di atas sebuah panggangan. Pembuatannya dilakukan secara bertahap, lapisan demi lapisan dibuat dengan menguaskan adonan sambil diputar di atas panggangan. Jika lapisan sudah tampak berubah agak kecokelatan, maka akan dikuas kembali adonan untuk lapisan baru dan begitu seterusnya. Biasanya diameter baumkechen mulai dari 7-15 cm. Rasa baumkuchen sebenarnya bervariasi, namun Kyoto terkenal dengan matcha-nya, maka baumkuchen dengan rasa matcha menjadi favorit wisatawan saat berkunjung.

 

Suhama

 

 

Suhama Dango merupakan dango yang memiliki tiga warna yang terbuat dari kinako dan sirup gula yang dicampur menjadi satu. Kinako adalah bubuk kedelai.

Dango sendiri merupakan kue yang terbuat dari tepung beras yang dikukus atau direbus di dalam air yang berbentuk bulat kecil kemudian ditusuk seperti sate. Rasa kedelai dari dango ini yang menjadi Suhama Dango terasa berbeda dari dango pada umumnya. Selain itu, bubuk gula yang ditabur menyelimuti Suhama dango menambah rasa manis yang lezat.

 

Matcha Anpone

 

 

Matcha Anpone merupakan salah satu kudapan manis yang bisa mina-san pilih untuk . Matcha Anpone ini berisi tiga jar kecil selai yakni pasta matcha green tea bean, homemade cheese cream dan monaka, wafer khas Jepang.

Cara penyajiannya pun unik, mina-sa hanya perlu memasukan 3 varian rasa tersebut ke dalam monaka seperti memberi selai pada roti. Pasta matcha green tea bean ini sebenarnya pasta kacang merah yang dimasak bersama matcha sehingga rasa yang muncul adalah manis kacang merah dengan khas matcha.

 Kyoto Prefecture, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: