Seperti Apa Rasanya Menonton Bioskop Di Jepang? (1)

Bioskop adalah salah satu tempat hiburan untuk melihat film terbaru apa yang sedang ditayangkan. Semua kota besar tentu memiliki bioskop, dan seringkali kita penasaran untuk mencari tahu seperti apa bioskop di negara lain, apakah berbeda dengan bioskop di negara kita?

Nah, bila itu juga pertanyaan yang ada di kepala mina-san, mungkin bila kamu memiliki banyak waktu untuk menonton , jangan sampai melewatkannya. Lewat tulisan ini, Gate juga akan membantu kamu menemukan perbedaan bioskop yang ada di Jepang dengan di Indonesia!

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Ada banyak bioskop yang tersebar di berbagai wilayah kota besar di Jepang, mulai dari yang studio besar sampai yang lebih sederhana bentukannya. Namun harga tiket untuk menonton bioskop di Jepang ternyata jauh lebih mahal ketimbang menonton di bioskop tanah air. Bila di Indonesia hanya dipatok 30-60 ribu, di Jepang bisa 1,000-1,800 yen atau setara dengan 180 ribu satu kali pertunjukan! Tentu setiap bioskop punya kebijakan berbeda, jadi siapkan saja kantong yang tebal ketika ingin bertandang ke bioskop setempat ya, mina-san.

Kalau dari segi desain gedung dan cara pemesanan tiket, sebenarnya tidak ada yang berbeda. Biasanya jam pertunjukan dimulai dari jam setengah 11 pagi, dimana ada harga tiket yang bisa lebih murah (atau malah lebih mahal) sesuai ketentuan harinya. Jadi ada harga khusus Ladies Day, dimana untuk perempuan harganya menjadi lebih terjangkau. Tidak hanya Ladies Day, ada juga beberapa bioskop yang menawarkan harga khusus untuk lelaki yaitu Mens Day. Jadi sama-sama diuntungkan. 

Selain ada Ladies Day dan Mens Day, manajemen bioskop punya aturan masing-masing tentang potongan harga lainnya. Misalnya, ada bioskop yang memberikan potongan harga untuk pelajar dan anak kecil, ada yang memberikan harga khusus manula, orang cacat atau bahkan diskon harga sesuai film yang sedang digandrungi saat itu. Karena bioskopnya beragam, mungkin kamu akan menemukan pengalaman yang berbeda dari satu bioskop ke bioskop-bioskop lainnya.

Sementara film-film yang diputar selain film asli buatan Jepang tentu juga ada film impor. Untuk film impor, ada hal penting yang mina-san harus ketahui : perhatikan dengan teliti pilihan film yang akan diputar, ya. Karena film impor biasanya ditawarkan dua pilihan: yang memakai teks terjemahan di layar dan yang memakai jasa dubbing. Kalau kamu tidak fasih berbahasa Jepang, jangan coba-coba memilih yang dubbing karena tentu repot karena tidak paham filmnya.

Nah, di artikel kedua Gate akan bahas lebih jauh lagi tentang apa rasanya menonton film di bioskop Jepang dan apa perbedaannya.

 Japan, 〒650-0044 Hyōgo-ken, Kōbe-shi, Chūō-ku, Higashikawasakichō, 1 Chome−7−2

Leave a Reply

%d bloggers like this: