Ini dia Omurice, “Nasi Goreng Telur” Ala Jepang

Sebagai orang Indonesia kita pasti sudah kenal betul bagaimana penyajian nasi goreng telur yang banyak diolah. Nasi yang digoreng beserta bumbu dan saos kecap bersamaan telur dadar memang jadi santapan favorit orang-orang. Nah bagaimana dengan makanan ? Adakah versi lain dari nasi goreng telur yang sering mina-san santap di Indonesia? Ternyata ada, namanya adalah Omurice.

Makanan JepangJangan kaget dan merasa aneh bila disajikan nasi goreng yang dikreasikan secara berbeda bila makan di salah satu restoran di Jepang. Omurice yang mengombinasikan omelet dan nasi goreng adalah salah satu jenis kuliner yang paling populer baik bagi masyarakat Jepang ataupun wisatawan asing.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Tentu ini berbeda dengan Okonomiyaki yang mengombinasikan omelet dan mie, sementara sajian Omurice adalah telur dadar yang membungkus nasi goreng dengan penambahan potongan ayam, bawang, sayur-sayuran, jamur dan saos tomat yang kental.

 

Tiap restoran di Jepang juga mungkin berbeda dalam menyajikan Omurice karena bisa saja ada koki yang menambahkan daging kari atau malah mengganti nasi gorengnya dengan mie goreng atau semacam oseng-oseng sayuran.Makanan Jepang

Konon Omurice pertama diciptakan pada pergantian abad 20 oleh juru masak restoran Renga-Tei, Ginza, Tokyo. Namun ada juga cerita versi lain yang menyebut Omurice diciptakan untuk pengunjung yang sakit pencernaan di Namba, Osaka.

Cara membuatnya sendiri tentu tidak sulit karena yang membedakan dengan penyajian nasi goreng di Indonesia hanyalah karena nasi goreng dan telur dadarnya saling terpisah. Namun meski begitu, ada baiknya mina-san mencoba ini secara langsung karena tentu dari pengolahan bumbu dan cara penyajian sangatlah berbeda. Apalagi seperti yang kita tahu memakai bumbu yang berbeda dengan bumbu di Indonesia, jadi sangat perlu untuk mencoba langsung ya mina-san!

Leave a Reply

%d bloggers like this: