3 Mochi ini Wajib Dicoba Saat Berkunjung ke Jepang

merupakan salah satu kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk hingga halus dan dibentuk menjadi bulat. sering dibuat dan dimakan saat  perayaan tahun baru atau perayaan yang lain.

Dahulu mochi dikonsumsi oleh para petani Jepang saat musim dingin datang karena dengan mengkonsumsi mochi yang manis dapat meningkatkan stamina mereka. Tak hanya para pertani, namun samurai juga memilih mochi sebagai bekal perjalanan mereka. Selain mudah dibuat, mochi mudah dibawa saat bepergian.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Saat berkunjung ke Jepang, mencicipi mochi bisa jadi masuk daftar makanan yang wajib mina-san coba. Apalagi saat ini mochi sudah memiliki beragam rasa dan bentuk. Nah, mochi apa saja yang bisa mina-san coba saat berkunjung ke Jepang?

Mochi Sakura

Sakura mochi akan sering mina-san jumpai saat menjelang musim semi tiba. Terlebih saat penyelenggaraan Hinamatsuri, perayaan yang diperuntukkan bagi anak perempuan pada tanggal 3 Maret dan festival Hanami. Mochi ini terbuat dari beras ketan yang ditumbuk dan dibungkus dengan sehelai daun sakura yang sudah diasinkan. Warna mochi ini pun layaknya bunga sakura, berwarna merah muda dengan bentuk yang mungil. Warna merah muda pada mochi muncul dari beras ketan yang dikombinasikan dengan kacang merah yang manis dan dihaluskan didalamnya.

Mochi Kashiwa

Lain halnya dengan mochi Sakura yang dihidangkan saat festival hanami dan hinamatsuri, mochi Kashiwa dihidangkan saat perayaan hari Anak di Jepang. Daun yang melapisi mochi Kashiwa ini merupakan daun kashiwa atau daun Oak. Isian mochi ini adalah campuran kacang merah dan gula yang telah dihaluskan, kemudian dibentuk bulat.

Cara menikmati mochi kashikawa ini berbeda dengan mochi sakura. Jika mochi sakura, daunya bisa mina-san makan, namun mochi kashikawa, daun Oak tidak dapat dimakan. Mina-san cukup memakan mochi-nya saja.

Mochi Warabi

Berbeda dengan mochi lainnya, mochi warabi memiliki tekstur kenyal dan seperti jeli. Tak hanya itu, mochi warabi disajikan dalam bentuk potongan balok atau seperti dadu kemudian ditaburi dengan kinako, serbuk kacang kedelai. Jika mina-san ingin mencoba satu porsi mochi warabi, umumnya akan disajikan dengan sirup gula merah kental di atasnya.

Tokyo, Tokyo, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: