Mengunjungi Masjid Bersejarah di Jepang (2)

Setelah membahas tentang Masjid Camii, ternyata ada lagi masjid bersejarah di yang bisa mina-san kunjungi. Ya, kali ini saya akan membahas tentang masjid di yang bernama yang merupakan masjid tersohor juga di sana. Nah seperti apa sejarah dan gaya arsitektur ? Baca tulisan berikut ini ya!

Pariwisata Jepang

Bila masjid Camii memiliki sejarah dibangun oleh seniman Turki dan mengikuti gaya arsitektur seperti halnya masjid-masjid di Turki, masjid Kobe memiliki sejarah yang berbeda. Masjid Kobe dianggap masjid tertua dan yang paling pertama dibangun di Jepang, tepatnya pada tahun 1928. Selain menjadi simbol persebaran budaya Islam di Jepang, ternyata tersimpan sebuah cerita menarik tentang bagaimana bangunan masjid ini tetap kokoh berdiri bahkan pada masa Perang Dunia II tahun 1945. Seperti yang kita ketahui tentang cerita bom Hiroshima dan Nagasaki yang sukses membuat luluh seluruh keadaan kota. Masjid yang tentu sudah dibangun di tahun itu ternyata tak terkena imbas perang melainkan tetap berdiri tanpa ada kerusakan besar. Bahkan sempat ada bukti foto dimana seluruh bangunan di sekitar masjid sudah hancur dan Masjid Kobe tetap berdiri. Cerita ini terus ‘terkenal” sehingga tetap diceritakan dari dulu sampai sekarang, bahkan dianggap sebagai sebuah “mukjizat”.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

Pariwisata Jepang

Selain cerita menarik di atas, dari segi desain dan seni arsitektur sendiri, bangunan rumah ibadah ini juga sukses memukau mata. Walau bangunannya lama namun masih tampak kemegahan masjidnya. Desainnya yang klasik dibangun oleh arsitek Ceko bernama Jan Josef Svagr yang dalam pembangunannya memakan waktu cukup lama yaitu dari tahun 1928 menuju tahun 1935. Mungkin itulah kenapa bangunannya sangat kokoh dan dapat menghalau gempa sampai peristiwa peperangan besar ya, mina-san.

Nah kalau ingin mengunjungi masjid Kobe atau beribadah di tempat ini, tentu boleh ya mina-san. Apalagi biasanya pada hari-hari besar agama Islam seperti bulan Ramadhan atau hari Idul Adha, diadakan acara seperti buka bersama atau sholat berjamaah. Melihat suasana masjid dari luar dengan pemandangan bunga Sakura juga sangat menarik dan menyejukkan hati.

Benar-benar tempat wajib untuk dikunjungi!

Japan, </strong><span class="_Xbe"><strong>2-25-14 Nakayamatedori, Chuo Ward, Kobe, Hyogo Prefecture 650-0004

Leave a Reply

%d bloggers like this: