Mengunjungi Masjid Bersejarah di Jepang (1)

Bagi mina-san yang muslim dan sedang berada di baik untuk kebutuhan berlibur atau akan menetap dalam waktu lama, tentu masjid adalah hal yang dicari ketika sudah sampai disana. Selain untuk tempat beribadah, juga sangat menarik untuk mengetahui sejarah atau seni dari masjid tersebut. Nah, ada dua masjid bersejarah di yang mungkin mina-san tertarik untuk kunjungi.

Dua masjid tersohor yang menarik untuk dikunjungi juga bisa menjadi tempat pilihan untuk mina-san beribadah disana. Ada dan Masjid Kobe. Mari kita ketahui lebih dalam keduanya ya mina-san!

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Pariwisata Jepang

Pertama, masjid Camii. Masjid bersejarah di Jepang ini terletak di Yoyogi Uehara, , dan termasuk salah satu masjid terbesar dan paling terkenal di Jepang. Bangunannya dapat menampung kuota lebih dari 1200 orang sehingga masjid ini dianggap yang tersohor selain masjid Kobe. Tapi tidak hanya dari bangunan yang besar dan kemampuan untuk menampung kuota, Camii juga terkenal karena cerita sejarah dan arsitektur seninya yang mumpuni. Bagaimanakah sejarah pembangunan masjid ini sendiri?

Pariwisata Jepang

Masjid ini dibangun dengan arsitektur ala masjid-masjid di Turki, dimana kalau dilihat dari luar, kesan megah dan bergaya nampak sekali. Dipadu dengan warna krim dan aksen-aksen bercorak biru, Camii yang berarti masjid besar dalam bahasa Turki ini memiliki interior yang lebih menarik lagi begitu kita sampai ke dalamnya. Lampu cahaya yang mewah dengan langit-langit penuh desain indah dapat membuat mina-san terpesona sejenak.

Masjid Camii sendiri dibangun untuk upaya melanjutkan dunia Islam agar terus bersentuhan dengan Jepang, mengingat negara ini memang hanya memiliki minoritas yang berstatus muslim. Dengan dibangunnya masjid ini di tahun 1938 (selain juga masjid Kobe), maka secara tidak langsung menandai Jepang yang mengakui perkembangan Islam juga memancing banyaknya masjid-masjid lain diciptakan di kemudian hari.

Pariwisata Jepang

Bila mina-san yang muslim dan ingin beribadah di Jepang, tertuama di masjid Camii ini (atau mengunjungi arsitektur bersejarahnya), mina-san bisa mengunjungi Yoyogi Uehara yang kawasannya berdekatan dengan Shinjuku dan Shibuya. Tentu menarik juga melihat-lihat desain bangunan masjid yang satu ini di Jepang!

Japan, 1-19 Oyama-cho, Shibuya-ku, Tokyo 151-0065

Leave a Reply

%d bloggers like this: