Mengenal Mitos Kucing di Jepang

Mina-san pasti mengenal dan mungkin sangat menyukai hewan yang satu ini. Ya, kucing. Siapa sih yang tidak gemas melihat tingkah dan wajahnya. Hampir di setiap masyarakat di banyak negara, hewan ini menjadi pilihan kesayangan untuk dipelihara di rumah. Ternyata di Jepang pun begitu loh, mina-san. Namun di Jepang sendiri ada beberapa mitos yang berkembang tentang kucing. Mulai dari mitos seram sampai mitos memiliki kucing yang bisa memberi banyak pengaruh pada hidup. Untuk mengetahui berbagai mitos kucing di Jepang, mina-san baca deh beberapa mitos di bawah ini!

Jepang1.Maneki Neko

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Mitos kucing di Jepang yang pertama adalah Maneki Neko atau yang sering kita kenal sebagai Patung Kucing Pembawa Keberuntungan. Bila mengunjungi toko-toko, biasanya kita bisa menemui patung kucing kecil yang diletakkan di meja kasir atau di tempat pajangan. Maneki Neko berawal dari kepercayaan banyak orang di Jepang bahwa kucing memanglah hewan pembawa keberuntungan sehingga pajangannya sering dijadikan simbol di berbagai tempat usaha. Tak hanya di Jepang, Maneki Neko juga bisa ditemukan di banyak negara Asia lainnya.

2. Mitos Kucing Hitam

Sepertinya mitos kucing hitam sebagai sang pembawa malapetaka ini tidak hanya di Jepang tapi juga diamini negara-negara lain termasuk Indonesia. Ya, kucing hitam dianggap bisa mendatangkan kesialan dan juga sering diperkirakan sebuah pertanda buruk terkait kematian seseorang. Biasanya kucing hitam ini sering ada di film-film horor Jepang ya, mina-san.

3.Bakeneko

Bakeneko adalah legenda di jaman Jepang tempo dulu bahwa kucing yang berusia cukup dewasa bisa berjalan selayaknya manusia dan bahkan berbicara dan mengerti bahasa kita! Ya, Bakeneko pun konon ada yang baik dan jahat. Yang baik akan peduli dan senang dengan kehadiran manusia sementara Bakeneko yang jahat bisa mengelabui manusia dan bahkan masuk ke dalam tubuh manusia sepenuhnya. Hi, seram juga ya mina-san!

4.Nekomata

Tapi tak hanya Bakeneko. Nekomata juga adalah mitos seram lainnya tentang kucing di Jepang. Nekomata ditandai dengan kucing besar dengan buntut terbelah dua dan bahkan jauh lebih mengerikan dari Bakeneko karena mitos Nekomata adalah hewan yang satu ini bisa memakan manusia hidup-hidup! Konon, penguasa (atau disebut Raja Nekomata) banyak tinggal di gunung-gunung tinggi di Jepang.

 

Nah, itu dia beberapa mitos seputar kucing yang beredar di masyarakat Jepang. Tentu kebenarannya pun  perlu dipertanyakan walau sudah menjadi cerita dan legenda berpuluh tahun lamanya. Mungkin juga ada kesamaan mitos dan legenda serupa di negara kita. Jadi bagaimana pendapatmu, mina-san?

Leave a Reply

%d bloggers like this: