Mengenal Fakta-Fakta Yakuza, Gangster Ala Jepang (1)

, sebutan gangster ala bukan hanya karakter fiktif yang ada di film-film. Pada kenyataannya, gangster memang ada di dan memiliki seluk-beluk kehidupannya sendiri. 

Sering disebut sebagai salah satu organisasi kriminal terbesar di Asia, tak sekedar ‘preman jalanan’ dengan tampang sangar dan tubuh kekar. Lebih dari itu, mereka malah seringkali tampil rapi dan perlente, juga memiliki gedung bisnis dan perkantoran sendiri. Nah, bila kamu ingin tahu lebih banyak tentang Yakuza, simak beberapa fakta di bawah ini yang mungkin akan mengejutkanmu!

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

1. Yakuza memiliki sejarah yang panjang bahkan sejak era klan Tokugawa. Sampai sekarang, organisasi kejahatan ini tumbuh subur dan ada banyak sindikat Yakuza yang tersebar di seluruh Jepang, yang tentunya berbeda-beda di seluruh daerah. Salah satu organisasi Yakuza terbesar adalah Yamaguchi Gumi yang bahkan sudah dibuat sejak tahun 1915 sebelum perang dunia ke-2. Tentu ada nama-nama organisasi lain yang kini juga bersaing menjadi yang terkuat di seantero Jepang.

2. Yakuza identik dengan tubuh penuh tato dan tampang sangar. Tato didefinisikan sebagai tanda kekuatan dan keberanian seorang anggota Yakuza, mengingat biasanya metode membuat tato yang digunakan adalah secara manual atau dikenal sebagai irezumi. Namun meskipun penuh dengan tato, gambar-gambar tersebut biasanya penuh arti mulai dari menggambar naga, api, samurai, pegunungan atau burung garuda. 

3. Cara kekerasan dan penuh darah biasanya identik dalam dunia gangster ala Jepang. Menjadi Yakuza sendiri bukanlah hal mudah karena tidak semua orang bisa lolos dan diterima sebagai seorang anggota Yakuza. Seleksi ketat bukan hanya dari segi ketangguhan atau seberapa kuat ia dapat membela diri tapi ujian tentang pengetahuan juga menjadi salah satu kriteria. Contohnya seperti organisasi Yamaguchi-Gumi yang memberikan ujian untuk merekrut anggota baru lewat beberapa lembar pertanyaan seputar isu lingkungan, politik dan ekonomi Jepang. Intinya, menjadi Yakuza pun tidak bisa sembarangan. 

4. Bagaimana upacara perekrutan seorang anggota Yakuza? Upacara biasanya diselenggarakan dengan rapi dan tradisional dimana ritual sakazukigoto dengan minuman sake sebagai penanda keanggotaan. Biasanya yang menjadi anggota lama atau barisan para pemimpin mendapat sake yang isinya lebih penuh sementara anggota baru mendapat sake yang lebih sedikit porsinya.

5. Tradisi lain yang identik dengan Yakuza adalah Yubitsume atau memotong jari bila melakukan suatu kesalahan. Mereka akan disuruh untuk memotong jarinya (biasanya pada bagian kelingking) mereka sendiri dan bila nanti diketahui membuat kesalahan lagi, maka jari lain lagi yang akan menjadi korbannya. 

Apa lagi fakta-fakta tentang gangster Jepang yaitu Yakuza? Simak tulisan Gate di seri yang kedua ya!

Leave a Reply

%d bloggers like this: