Mengenal Boneka Tradisional Jepang (1)

Beragam jumlah  Jepang ternyata menyimpan cerita dan sejarah tersendiri. Boneka- tersebut bukan hanya pajangan atau simpanan di lemari namun bahkan menjadi simbol harapan dan perangkat wajib suatu upacara. Nah mina-san, mari kita ketahui apa saja yang terdapat di Jepang sana!

1. Boneka Musha

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Boneka Musha atau boneka prajurit biasanya memasang tokoh lelaki prajurit yang gagah dengan desain pakaian menarik. Desain boneka tradisional Jepang yang satu ini memiliki pakaian yang rumit seperti mengikuti pakaian jaman perang, dan hal inilah yang membuat boneka Musha menjadi perhatian. Selain menjadi koleksi, boneka Musha juga disukai karena tokoh-tokoh bonekanya mengikuti cerita sejarah atau berdasarkan dongeng klasik.

2. Boneka Gosho

Bila kamu menemui boneka bayi berwarna putih dan berkepala botak, dia adalah boneka Gosho! Boneka bayi gemuk yang satu ini juga salah satu boneka tradisional yang banyak disukai masyarakat di Jepang. Boneka Gosho menjadi simbol anak kecil yang polos, sehat dan menggemaskan. Sekarang, boneka satu ini juga tersedia dengan beragam gaya dan pose yang lucu-lucu lo, mina-san.

3. Boneka Hina

Jepang

4. Boneka Amagatsu

Boneka yang satu ini dipercaya mampu melindungi anak-anak dari penyakit, roh jahat dan hal-hal buruk. Amagatsu dulunya dipakai kaum Bangsawan sejak jaman Heian dan sekarang kepercayaan tersebutnya nampak masih kental di Jepang. Awalnya boneka ini hanya berbentuk biasa dengan kain berwarna putih atau krim namun kemudian Amagatsu juga tersedia dengan berbagai warna mulai dari merah, perak sampai motif warna lainnya.

5. Boneka Teru-Teru Bozu

Jepang

Kalau mengunjungi rumah-rumah di Jepang dan sering melihat kain perca yang berbentuk boneka tergantung di dekat atap, berarti mina-san sedang menjumpai boneka Teru-Teru Bozu. Boneka yang satu ini memang cukup sederhana yaitu hanya berupa kain perca yang diikat dan diberikan gambar sedang tersenyum. Tetapi ternyata dibalik itu ada kepercayaan masyarakat memanfaatkan boneka ini untuk menangkal hujan. Diharapkan dengan menggantung boneka Teru-Teru Bozu, hujan akan berhenti dan cuaca menjadi cerah kembali.

Leave a Reply

%d bloggers like this: