Mencari Cinta di Kuil Kawagoe Hikawa

Kalau disinggung soal percintaan, pasti banyak yang langsung fokus deh. Iya gak? Nah liburan ke Jepang kali ini Gate akan rekomendasikan tempat ajaib mencari cinta, kuil Kawagoe Hikawa di Saitama namanya. Kuil ini dikenal dengan nama kuil percintaan yang waijb untuk mina-san tengok, kenapa? Karena konon katanya di kuil ini bersemayam 5 dewa sejak 1500 tahun yang lalu, yaitu dewa Susanoo-no-Mikoto, Kushinadahime-no-Mikoto, Ashinazuchi-no-Mikoto, Tenazuchi-no-Mikoto dan Oonamuchi-no-Mikoto.  Dewa-dewa ini dahulunya adalah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri, itulah mengapa nawa dewa “rumah tangga harmonis”, “keluarga bahagia”, “perjodohan” adalah julukan yang terkenal untuk mereka. Apa saja kegiatan agar permohonan mina-san dikabulkan? Ini dia artikel lengkapnya :

 

Berdoa

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

Gerbang Torii besar berwarna orange dengan tinggi sekitar 15 meter akan menyambut mina-san sebagai pintu masuk ke area kuil ini. Saat memasuki kuil Shinto, mina-san harus mensucikan diri terlebih dahulu di chozuya, yaitu suatu wadah berisi air yang digunakan untuk membasuh tangan dan mulut), kemudian setelah itu dilanjutkan dengan berdoa di haiden atau aula pemujaan.

 

Hitogata Nagashi

Kegiatan selanjutnya adalah menghanyutkan boneka kertas di atas sungai kecil yang berada di sekitar area kuil. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Tiup boneka washi (hitogata) sebanyak 3 kali
  2. Usap-usap boneka ini ke badan
  3. Letakkan boneka hitogata di atas air sungai sambil mengucapkan kalimat “Haraetamae, kiyometamae”. Ini adalah ritual yang bertujuan untuk menyucikan jiwa dan membersihkan diri mina-san dari dosa-dosa.

Goriyaku Meguri

Ini adalah sejenis ritual ziarah yang dilakukan dengan mendatangi beberapa lokasi yang berada di kuil Shinto yang dipercaya dapat memberi berkah yang dibarengi dengan mengumpulkan shuin, yiatu semacam cap khusus dengan design yang berbeda di tiap lokasi. Cap-cap khusus ini bisa dijadikan kenang-kenangan juga lho mina-san. Jangan lupa juga untuk mendatangi pohon suci serta oyashiro supaya perjalanan ritual ini menjadi lengkap.

 

Mengelilingi Pohon Suci

Pohon ini terdiri dari 2 pohon keyaki (Zelkova serrata) yang telah berusia lebih dari 600 tahun dan tumbuh saling berdekatan.  Area sekitar pohon ini ada jalanan berbatu dan apabila mina san berjalan mengelilingi pohon ini diatas jalan berbatu dan membentuk angka delapan, mina san akan mendapatkan kekuatan spiritual lho.

 

Berjalan di Terowonngan Ema

Kuil Kawagoe Hikawa memajang ema atau lukisan kuda yang didapatkan dari persembahan para peziarah dengan menyusunnya menjadi seperti terowongan. Itulah mengapa namanya menjadi terowongan ema, karena terowongan ini dibuat dengan menyusun ema menjadi sebuah terowongan yang boleh dilewati oleh siapapun. Kenapa terowongan ini menjadi begitu sakral, karena terowongan ini dibuat dari lukisan kuda yang melambangkan berbagai permohonan dari para peziarah, belum lagi ditambah dengan pemandangan cahaya-cahaya indah yang menyelip dari sela-sela ema.

 2 Chome-11-3 Miyashitamachi, 宮下町 Kawagoe-shi, Saitama-ken 350-0052, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: