5 Kuliner Khas Akita

Saat mina-san jalan-jalan ke , ada baiknya mengunjungi Prefektur lain di . Tak melulu berkunjung ke Tokyo, Kyoto atau Osaka. Apalagi mina-san suka dengan wisata kuliner. Salah satu Prefektur ini bisa dijadikan tujuan wisata kuliner mina-san yakni .

Prefektur Akita ini terletak di timur laut wilayah Tohoku, bagian utara pulau Honshu. Dikenal dengan keindahan alam dan budayanya serta kuliner, perekonomian Akita ditopang oleh industri tradisional seperti pertanian, perikanan dan sumber daya hutan. Nah, seperti apakah kuliner khas Akita yang wajib mina-san coba?

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

 

  1. Hatahata

 

 

Apakah mina-san tahu ikan hatahata?

Mungkin di artikel jenis sushi di Jepang ikan ini juga bisa disajikan dalam bentuk sushi. Jika dilihat dari kanji ikan hatata yakni魚 (ikan) and 神 (dewa). Ikan hatahata ini berkumpul di pantai pada malam hari saat badai musim dingin. Oleh karena itu ikan ini sering disebut “kaminari-uo” yang berarti  “ikan guntur”. Ikan hatahata sangat populer di Prefektur Akita. Jadi mina-san tak perlu kaget jika saat sarapan hingga makan malam akan menemukan ikan ini dalam berbagai bentuk seperti dalam menu hotpot, dipanggang atau bahkan untuk sushi,

 

  1. Kiritanpo

 

 

Kiritanpo merupakan makanan lokal Akita. Kiritanpo ini dibuat dari nasi Jepang yang ditumbuk kasar hingga adonan mirip ketan kemudian dibentuk silinder dan dibakar atau dipanggang. Nasi yang digunakan untuk pembuatan kiritanpo ini harus menggunakan nasi yang masih panas karena jika nasi sudah dingin akan sulit untuk dibentuk. Kiritanpo-nabe, kiritanpo yang dimasak dalam sup. Biasanya disajikan dengan misotanpo, nasi dengan topping miso. Kedua masakan ini sangat terkenal di Akita.

 

  1. Batamochi

 

 

Batamochi, juga dikenal dengan Ohagi, merupakan makanan penutup yang dibuat dengan beras mochigome, sejenis beras ketan yang ditutupi dengan pasta kacang merah. Mina-san juga dapat menjumpai batamochi dengan lapisan kinako, kedelai panggang yang ditumbuk. Makanan tradisonal seperti batamochi ini biasanya disiapkan untuk musim semi dan musim gugur.

 

  1. Iburi Gakko

 

 

Iburi-gakko secara harfiah adalah  “asapan dan acar”. Iburi-gakko ini dibuat dari daikon (sayur Jepang) yang dibuat acar dengan cara diasapi seperti bandeng asap atau daging asap yang biasa mina-san jumpai di Indonesia. Bedanya, iburi-gakko ini yang diasapi adalah sayuran. Karena cara pembuatan cukup unik, maka iburi-gakko ini banyak diserbu oleh wisatawan karena penasaran dengan rasanya.

Cara menikmati iburi-gakko ini bermacam-macam seperti sebagai makanan pelengkap setelah nasi dan lauk, ramen, soba, sandwich atau bahkan dapat dicampur dengan cream cheese dan dimakan dengan biskuit asin atau tanpa rasa.

 

  1. Hinai Jidori

 

 

Hinai Jidori merupakan salah satu Akita yang wajib dicoba saat mina-san berkunjung ke Prefektur Akita. Makanan ini terdiri atas daging ayam khas Akita yang berbeda dengan ayam-ayam di Prefektur lain. Ayam-ayam yang digunakan untuk menu hinai jidori adalah hasil perkawinan silang antara ayam Hinaidori dan Rhoe Island Red yang nantinya menjadi Akita Hinai-jidori. Nama tersebut dari Prefektur Akita dan kota Hinai yang berada di pantai barat laut pulau Honshu di mana tempat ayam-ayam tumbuh.

Ayam-ayam tersebut diberi makan sayuran seperti klover, tomat, dan apel. Ayam Hinai Jidori ini juga bisa disantap ala sushi. Tekstur ayam hinai jidori berbeda dengan kebanyakan ayam yakni kandungan air lebih sedikit dan lebih padat. Ayam hinai jidori ini jarang dijual dengan keadaan beku. Menu dengan ayam hinai jidori ini beragam mulai dari sushi, sashimi, ayam goreng, sup ayam dan lain-lain.

Siap menyantap menu khas Akita?

 Akita, Akita Prefecture, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: