Kobe, dan Museum Gempa Bumi Kobe

, Kobe (神戸, Kōbe) adalah ibu kota dari perfektur Hyogo, dan merupakan salah satu dari sepuluh kota terbesar di Jepang. Letaknya yang tidak jauh dari Osaka (kurang lebih 30 menit dengan kereta dari Osaka), membuat Kobe menjadi salah satu destinasi yang seringkali diwajibkan bagi para traveller yang mengunjungi Osaka.

Kobe terletak di antara pegunungan Rokko dan laut (letak kotanya dekat dengan Osaka bay), dan membuat pemandangan di kota Kobe sangat indah, termasuk salah satu kota paling indah di Jepang. Selain daya tariknya sebagai lokasi wisata, Kobe juga sudah menjadi kota pelabuhan yag memegang peranan cukup penting selama berabad-abad. Pelabuhan Kobe adalah salah satu pelabuhan yang paling awal dibuka untuk perdagangan internasional pada abad ke-19, begitupun pelabuhan lainnya di Jepang misalnya Yokohama, Nagasaki, Hakodate, dan Niigata.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Namun, di balik keindahan kota Kobe, Kobe menyimpan cerita lama yang cukup mengena di hati. Pada tahun 1995, Kobe terkena musibah gempa bumi dahsyat yang menewaskan lebih dari 6000 orang dan menghancurkan hampir 400ribu bangunan.

0019 Gempa bumi Kobe

Tentu saja sekarang, kota Kobe sudah kembali dibangun sepenuhnya, meski masih ada beberapa tanda-tanda dapat terlihat hasil dari gempa bumi mengerikan tersebut. Untuk memperingati musibah gempa bumi yang menyedihkan tersebut, di Kobe dibangun Museum Gempa Bumi kalau minna-san ingin melihat foto-foto kejadian Gempa Bumi tersebut, serta video dokumentasi mengenai proses pemulihan kota Kobe.

Museum ini terletak di HAT Kobe, sebuah distrik yang terhitung cukup baru (karena Museum Gempa Bumi Kobe Jepang dibangun pada tahun 2002), sedikit ke Timur dari pusat kota. Namun minna-san bisa sampai ke Museum Gempa Bumi Kobe Jepang dengan berjalan kaki 10 menit dari Iwaya Station, atau berjalan kaki 15 menit dari Nada Station.

Biaya masuk museum ini cukup murah, 600 yen untuk satu orang. Museum dibuka dari jam 9.30 sampai 17.30 (lebih lama bila hari Jumat dan Sabtu), dan tutup pada hari Senin atau hari setelah hari Senin yang libur. Tanggal 31 Desember dan 1 Januari juga tutup ya, minna-san. ^^ Yuk mampir ke Kobe dan Museum Gempa Bumi Kobe!

Leave a Reply

%d bloggers like this: