Kekasih Putih Dari Hokkaido

Sebutan kekasih putih atau cinta putih diberikan untuk kue dari . Cemilan  dua buah kue lidah kucing berbentuk kotak yang ditangkupkan, dengan coklat diantaranya, populer sebagai oleh-oleh khas .

Shiroi Koibito diracik menggunakan mentega dan gula yang dilembutkan terlebih dahulu sebelum ditambahkan tepung, putih telur, dan vanila. Selanjutnya adonan tersebut dicetak kotak-kotak tipis kemudian dipanggang dalam oven hingga bagian tepinya berwarna cokelat keemasan. Setelah bagian kue lidah kucingnya matang, diselipkanlah coklat diantara dua keping kue. Hasilnya, kue yang manis renyah dengan harum vanila, dan terasa lumer di mulut.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Untuk mendapatkan oleh-oleh khas Hokkaido ini, minna-san bisa membelinya di toko-toko di bandara, toko souvenir di sekitar Stasiun Saporo,  situs Ishiya atau mengunjungi pabrik tempatnya diproduksi, Shiroi Koibito Park. Pabrik tempat pembuatannya menyerupai istana Willy Wonka penuh warna-warni gula. Di pabriknya,  minna-san tidak hanya puas berfoto-foto tetapi juga bisa mengunjungi museum dan taman yang terdapat di dalamnya, menyaksikan langsung proses pembuatan panganan ini, bahkan membuat sendiri kuenya.

Ketika menyaksikan proses pembuatan Shiroi Koibito, minna-san akan memahami kenapa kue ini layak mendapat gelar kekasih putih. Selain karena adanya coklat putih yang manis, para pekerja memproduksi kue ini dengan ketekunan untuk menghasilkan kue yang tidak hanya enak lidah tetapi juga indah dipandang.

Pembuat Shiroi Koibito menyadari bahwa kue ini adalah representasi Hokkaido sehingga mereka membuat kue ini dengan sepenuh hati. Ada sentuhan cinta dalam proses pembuatannya yang menjadikan kue ini layak mendapat panggilan “kekasih putih” dan membuatnya populer selama lebih dari 40 tahun.

Leave a Reply

%d bloggers like this: