Kegunaan dan Cara Mendapatkan e-Money Suica

Bagi kamu yang akan menginjakkan kaki pertama kalinya di , khususnya di kota besar seperti Tokyo, pasti ada sedikit perasaan nervous. Terutama kalian yang tidak menggunakan jasa travel-agent, tidak membawa JR-Pass dari negara asal, udah gitu gak ada bekal bahasa sama sekali. Takut nyasar, gak ngerti petunjuk, dan lainnya semacam itu. Nah kalau Gate ingat baik-baik waktu pertama kali tiba di Tokyo, Gate hanya bergantung sama satu benda sakti. Benda yang kemana pun kerap digunakan dalam bertransaksi apapun, yaitu kartu “Prepaid e-Money”.

Ya, apabila di Indonesia kartu yang sama jenisnya dengan e-Money e-Toll atau Flash, kalau di Jepang kartu e-Money yang umum digunakan adalah Suica dan Pasmo.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Yup, kartu tersebut adalah kartu sejuta umat penduduk Jepang. Hampir semua transaksi bisa kamu lakukan dengan Suica maupun Pasmo, seperti: Naik kereta local, kereta antar kota, naik bus, beli makanan & minuman di mini-market maupun restoran, rental sepeda (Gate akan bahas rental sepeda di sesi lain). Kalau Gate sendiri menggunakan kartu Suica, karena melihat orang-orang lebih banyak menggunakannya. Lalu pertanyaannya, “bagaimana cara mendapatkan e-Money Suica waktu pertama tiba di bandara? Kan saya gak ngerti petunjuk disini”. Gampang, perhatikan petunjuk di bawah.

Untuk memperingkas pembahasan, Gate hanya membahas Suica saja disini. Untuk Pasmo, kurang lebih sama penggunaannya.

  1. Yang pertama tentu saja kamu harus punya pecahan uang Yen. Pecahan uang yang diperbolehkan adalah lembaran 10000, lembaran 5000, lembaran 1000, sampai yang paling kecil adalah koin 10.
  2. Kemudian kamu cari mesin yang bentuknya kurang lebih seperti di bawah. Umumnya mesin ini ada di sekitar stasiun kereta api.
  3. Perlu diketahui, apabila di mesin penjual itu ada logo Suica seperti terlampir di bawah, maka mesin tersebut dapat melayani kartu Suica. Karena tidak semua vending machine bisa melayani kartu Suica maupun Pasmo.
  4. Kemudian agar langsung memudahkan pengguna, pilih pilihan bahasa ‘English‘ yang biasa ada di pojok atas dari layar.
  5. Tekan ‘Purchase New Suica‘.
  6. Kamu akan dihadapkan 3 pilihan, MySuica, Suica, dan charge. Untuk simpelnya pilih ‘Suica‘ saja. Karena apabila ‘My Suica’ kamu perlu mengisi database yang notabene bikin lama.
  7. Selanjutnya ada pilihan mau berapa banyak uang yg mau kamu depositkan di dalam kartu. Mulai dari  ¥1000 sampai ¥10,000 termasuk biaya deposit ¥500. Untuk 1 hari mutar-mutar sekitar pusat kota Tokyo pakai kereta, saya rasa ¥2000 cukup.
  8. Kemudian masukkan uangnya sesuai gambar di bawah. Tempat uang kertas sendiri, uang koin juga sendiri.
  9. Apabila jumlah uang yang kamu masukkan sudah sesuai sama permintaan mesin Suica, makan kartu segera akan keluar dan dapat kamu gunakan.

 

Nah gimana mina-san? Gak ribet kok. Masih lebih ribet bikin Visa daripada bikin Suica, hehehe. Mudah-mudahan penjelasan di atas cukup membantu. Untuk bagaimana teknis penggunaan saat menggunakan kereta, Gate akan bahas di sesi lain. Have fun and good luck all!

Tokyo, Tokyo, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: