Kuri (Chestnut / Kastanye), Kuliner Khas Musim Gugur Jepang

Kuri atau buah (chestnut) adalah kuliner khas musim gugur selain ikan Sanma. Kuri yang bisa ditemukan di hampir setiap Prefektur di mengingat tanaman Kuri bisa tumbuh selama suhu rata-ratanya berkisar antara 10 dan 14 derajat Celcius. Dalam hal volume produksi, 3 prefektur teratas adalah Ibaraki, Kumamoto, dan Ehime, Sementara area Tanba yang termasuk tiga prefektur seperti Kyoto, Osaka, dan Hyogo dan Obuse-machi di Prefektur Nagano terkenal akan kastanye yang berkualitas tinggi.

Ingin menikmati  kuliner khas musim gugur Jepang yang satu ini? Coba dua menu di bawah ini!

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Kuri gohan

kuliner khas musim gugur jepangKuri adalah bahan yang sangat serbaguna yang bisa digunakan baik dalam makanan manis dan gurih. Menu kuliner khas musim gugur Jepang yang menggunakan kuri di musim ini salah satunya adalah kuri gohan (nasi kastanye) dan kuri okowa (nasi mochi kastanye). Perbedaan mendasar dari makanan ini adalah penggunaan non-beras ketan pada kuri gohan dan beras ketas pada kuri okowa. Untuk membuat menu ini, kuri dikupas dan ditaburkan di atas nasi yang juga mengandung sake dan/atau mirin sebelum dikukus atau direbus dalam panic atau rice cooker. Biasanya, kuri tidak dipotong dalam irisan kecil dan dimakan utuh.

Dalam beberapa resep, dashi (kaldu) yang dibuat dari kobu (rumput laut) digunakan untuk menambahkan rasa pada nasi dan wijen hitam ditaburkan di atas nasi yang sudah matang.

 

Kuri Kinton

Jika mina-san suka makanan manis, mina-san mungkin ingin mencoba kuri kinton (kastanye yang dibuat sebagai permen). Namun sebenarnya ada dua jenis kuri kinton di Jepang yang dimakan pada waktu yang berbeda dalam satu tahun. Pertama adalah kuri kinton yang dimakan pada tahun baru, berwarna keemasan dan dianggap sebagai benda yang menguntungkan dan akan membawa keberuntungan dan kelancaran dalam bisnis.

Bagi mina-san yang tidak terlalu suka makanan manis, ketahuilah bahwa hidangan ini mengandung gula yang tinggi dan sangat lengket. Kebanyakan isian yang digunakan dalam versi kuri kinton ini terbuat dari ubi jalar. Untuk menambah warna keemasannya, kacapiring ditambahkan di bagian kulit luar yang terbuat dari kuri. 

kurikintonSementara itu ada juga kuri kinton yang dimakan pada musim gugur seperti yang terlihat di gambar di samping. Berasal dari Timur kota Mino di Prefektur Gifu, gula ditambahkan pada kuri dan direbus. Jika dibandingkan dengan kuri Tahun Baru, kuri kinton musim gugur ini sama sekali tidak lengket, berbentuk kuri, dan isiannya dalam bentuk puree.

Biasanya, versi kuri kinton ini tersedia di pasaran antara 1 September dan Januari tahun berikutnya yang bertepatan dengan musim panen kuri. Meskipun begitu, beberapa pembuat hidangan ini menawarkan menu kuri kinton ini sepanjang tahun. Jadi, meskipun kuri adalah kuliner khas musim gugur Jepang, mina-san bisa juga menemukan kuri kinton di musim lain selain musim gugur.

Cara terbaik untuk memakan hidangan ini adalah dalam dua atau empat hari sejak diproduksi. Selain itu untuk mecegah rasanya berubah, kuri kinton musim gugur harus disimpan di dalam lemari es.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: