Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat di Jepang! (1)

Budaya tentu punya aturan dan ciri khasnya tersendiri. Beda budaya tentu akan beda cara, etika dan kebijakan. Itulah kenapa penting sekali untuk tahu apa saja yang seharusnya dan tidak seharusnya dilakukan bila berkunjung ke suatu negara atau daerah asing. Selain menghindari risiko seperti teguran, kecaman dan hal-hal negatif lainnya, sebagai pelancong atau orang yang sedang berkunjung adalah kewajiban kita untuk menghormati budaya negara tersebut. Nah jadi mina-san, bila ada rencana berkunjung ke dalam waktu dekat, ini ada beberapa tips tentang apa saja hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Baca langsung ya :

1.Membuang Sampah Sembarangan

Hmm… sebenarnya mina-san, dimanapun kamu berada di negara apapun, membuang sampah tidak pada tempatnya memang tidak boleh. Selain mengotori pemandangan, sampah yang mina-san buang bisa membuat orang lain repot. Padahal kebersihan memang harus selalu dijaga. Nah kalau berkunjung ke Jepang, jangan sekali-sekali membuang sampah sembarangan ya. Karena di banyak sudut jalanan sudah disediakan kotak sampah yang mudah sekali dihampiri.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

2. Membawa Minuman Dari Luar Restoran

Di beberapa negara mungkin memperbolehkan mina-san membawa minuman dari luar ke dalam restoran makanan tapi berbeda dengan di Jepang. Banyak restoran melarang hal ini bahkan menganggap kebiasaan ini tidak menghormati pihak restoran tersebut. Bila mina-san ingin makan di sebuah restoran, perhatikan untuk tidak membawa serta cemilan dan minuman dari luar ya.

3. Bicara Keras di Dalam Kereta

Karena selain menganggu banyak orang, biasanya di dalam kereta (baik dalam perjalanan pergi bekerja atau selepas bekerja) orang-orang ingin fokus dan segera sampai di tempat tujuan tanpa terganggu oleh suara berisik. Apalagi selepas bekerja dimana kebanyakan orang sudah merasa amat lelah dan tidak mau diusik sama sekali. Kalau mina-san berkunjung ke Jepang dan naik kereta, pastikan jangan bersuara terlalu kencang apalagi sampai berteriak ya. Kita tentu tidak ingin dianggap biang keributan bukan?

4. Memakai Kimono Dengan Salah

Dua pakaian khas  ini memang menjadi kebanggaan untuk dipakai bila mengunjungi Jepang. Tapi mina-san harus hati-hati lo saat memakainya karena salah posisi lipatan kain (yang biasanya mengikat di bagian perut) saja bisa menimbulkan makna berbeda. Cara yang benar memakai kimono adalah meletakkan kain di bagian kiri di atas. Sementara kain di sebelah kanan di atas adalah cara yang salah. Cara tersebut hanya untuk orang yang sudah meninggal.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: