Jalan-Jalan Santai di Pinggir Sungai Kamogawa, Kyoto

Apabila minna-san sedang berada di , minna-san patut menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Sungai Kamogawa. Surga alam kecil di ini menyediakan ketenangan alam untuk minna-san yang sedang kewalahan dengan kepadatan kota sambil melihat burung-burung, menghirup kedamaian sejenak, dan menyaksikan matahari terbenam.

Sungai Kamogawa yang secara literal berarti “sungai bebek”, atau Sungai Kamo, adalah sungai yang mengalir di sepanjang Prefektur Kyoto. Sungai ini mengalir dari Lembah Sungai Kyoto menuju selatan ke Sungai Yodo. Umumnya, orang-orang yang melewati sungai ini adalah penduduk lokal yang melintas dalam perjalanan di kehidupan sehari-hari. Para turis mendatangi tempat ini untuk menyingkir sejenak dari kepadatan kota sambil menikmati suara aliran sungai yang menenangkan hati seraya menghirup udara segar.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Pada musim panas, restoran-restoran yang berlokasi di pinggir sungai membuka balkon mereka agar para pengunjung bisa duduk melihat pemandangan sungai. Inilah yang disebut Noryo Yuka, yang artinya orang-orang makan secara outdoor untuk merasakan angin segar di petang hari.

Terkadang, minna-san juga dapat berjumpa dengan beberapa orang Geisha melintas di pinggir sungai. Tidak hanya Geisha, minna-san juga akan bertemu berbagai tipe orang. Dari pelari, orang bersepeda, melukis, memotret dan orang-orang yang sekadar mampir ke sungai untuk janji temu dengan teman mereka. Di sinilah minna-san dapat merasakan keramahan orang-orang Kyoto yang dengan senang hati mau diajak mengobrol, berbagi cerita dan bersenda gurau bersama.

Waktu paling tepat untuk berkunjung ke Sungai Kamo adalah saat petang sebelum matahari terbenam. Minna-san ketinggalan pemandangan matahari terbenam? Jangan khawatir, minna-san masih bisa jalan-jalan di sekitar pinggiran sungai yang indah akan lampu penerangan jalan dan tradisional yang ada di sepanjang jalan.

Namun, patut diingat bahwa saat berkunjung ke sungai, para pengunjung biasanya duduk secara terpisah dalam jarak tertentu. Hal ini disebabkan karena budaya yang sangat menghormati ruang dan privasi orang lain. Maka dari itulah, minna-san dapat mengagumi orang- yang menghormati budaya tersebut di tempat seperti Sungai Kamogawa.

Leave a Reply

%d bloggers like this: