Jajanan Kaki Lima Khas Jepang Yang Pasti Ada di Festival, Apa Saja?

Berkunjung ke festival musim panas, musim gugur atau festival perayaan lainnya di Jepang memang sangat seru. Ada banyak hal yang bisa dilihat seperti pohon dengan bunga sakura yang berguguran atau baru bersemi. Tidak hanya itu, biasanya diadakan atraksi atau hiburan yang beragam. 

Namun, festival tidak hanya tentang itu. Jajanan yang tersedia juga menambah pengaruh terhadap pengunjung yang hadir. Nah, bila kamu ingin mengenal jenis jajanan “kaki lima” apa saja yang pasti ada di setiap festival, coba terus baca tulisan Gate di bawah ini!

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

Yaki Tomorokoshi

Ya, di Indonesia kita mengenalnya sebagai jagung bakar. Bedanya, bila jagung bakar memakai bumbu garam dan mayonaise, Yaki Tomoroshi memakai kecap, miso dan mentega sebagai bumbu utamanya. Biasanya banyak dijual di festival-festival perayaan musim atau bahkan festival tradisional terutama saat malam hari.

Yakitori

Nah kalau Yakitori mungkin lebih menyerupai Sate sebagai jajanan khas Indonesia. Sama-sama potongan daging ayam yang dibakar dan ditusuk dengan bumbu seperti garam, kecap, wasabi atau malah sake. Sebagai salah satu street food yang mudah ditemui di banyak festival, jangan lewatkan menyantap Yakitori yang masih panas ditemani segelas dingin Ocha. Sempurna rasanya!

Taiyaki

Lucu sekali ya kue berbentuk ikan ini? Salah satu jajanan favorit di festival adalah Taiyaki yaitu kue dengan beragam isi mulai dari cokelat, keju, pasta kacang merah atau ubi. Sebagai cemilan, kue ini memang enak disantap terutama ketika musim hujan tiba dan kamu menikmatinya dalam keadaan masih hangat. Yumm!

Ikayaki

Tidak hanya daging ayam yang biasanya menjadi jajanan seperti Yakitori tapi ada juga Ikayaki yang memakai bahan dari cumi-cumi. Walaupun cara memasaknya sama saja dengan Yakitori yaitu memakai bumbu kecap atau saus pedas dan ditusuk lalu dibakar. Tapi dari segi rasa, tentu berbeda karena cumi memberikan sensasi berbeda daripada daging ayam. Ukurannya yang lumayan besar juga membuat jajanan ini tidak akan menyesal untuk kamu beli. Biasanya ada di banyak festival terutama festival musim panas dan festival di dekat pantai.

Wata-ame

Kalau yang ini pasti sudah bisa ditebak. Ya, di Indonesia disebut sebagai kembang gula atau gulali. Nama Jepangnya yaitu Wata-ame adalah salah satu jajanan yang paling sering menjadi incaran di banyak festival. Entah itu festival tradisional, festival kembang api atau festival perayaan musim, wata-ame pasti dijual dan pembelinya kebanyakan anak-anak. Yang unik dari gulali khas Jepang adalah bungkusnya yang penuh warna-warni dan beragam mulai dari memakai gambar anime atau tokoh film Disney.

Yakisoba

Jajanan yang juga bisa menjadi makanan yang mengenyangkan saat kamu mengunjungi festival adalah Yakisoba. Yakisoba sendiri adalah mie ramen dengan cara dipanggang yang juga dikombinasikan dengan irisan sayur seperti kubis, bawang dan kol. Ditambah saus manis, rasanya pasti siap menggoyang lidah kamu.

Choco Banana

Sesuai namanya, Choco Banana berarti pisang yang dilapisi coklat dan taburan meses. Selain Wata-Ame, ini juga merupakan jajanan festival yang sering dibeli anak-anak. Tapi tentu juga boleh disantap orang dewasa karena renyah dan manis saat dinikmati.

Bisa dibilang, beberapa jajanan “kaki lima” khas Jepang juga bisa ditemukan di Indonesia dengan hanya sebutannya saja yang berbeda. Apakah kamu tahu jajanan lain yang juga sering hadir di festival-festival Jepang? Yang pasti dari segi harga dan rasa, jajanan ini murah dan juga enak disantap!

Tokyo, Tokyo, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: