Indahnya Berwisata ke Jepang di Musim Semi

Di negara yang memiliki empat musim, minna-san bisa mengunjungi kapan saja pada keempat musim tersebut sesuai selera traveling minna-san! Pada musim dingin, minna-san bisa menikmati onsen dan bermain salju di pegunungan. Dan pada musim semi, minna-san bisa melihat keindahan bunga sakura bermekaran!

Musim semi di Jepang berlangsung dari pertengahan Maret hingga Mei. Udaranya masih cukup dingin, meskipun tidak sedingin musim salju, dengan temperatur 4-18 derajat celsius. Jadi, minna-san masih dianjurkan untuk mengenakan mantel tebal saat cuaca sedang dingin.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Musim semi adalah musim yang paling populer di dunia dengan simbol bunga sakura yang biasanya bermekaran pada minggu kedua bulan Maret hingga minggu pertama bulan April (setiap prefektur memiliki waktu yang berbeda-beda). Di saat inilah minna-san bisa melakukan hanami atau acara menikmati bunga sakura yang meriah akan piknik, minum-minum bersama, merasakan hawa dingin di bawah cahaya bulan, dan merajut kenangan bersama teman-teman dan orang tersayang.

Akan tetapi, di musim inilah jumlah turis meningkat tajam, terutama pada pertengahan Maret hingga pertengahan April. Artinya, selain jumlah pengunjung semakin padat, semakin berkurang juga ketersediaan kamar penginapan dan meningkatnya tarif akomodasi.

Jadi, kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Jepang di musim semi? Akhir April bisa menjadi waktu yang baik untuk berkunjung, meski suasana hanami mulai berakhir pada saat tersebut. Akan tetapi, jika minna-san benar-benar ingin berkunjung pada saat ini, waspadalah terhadap Golden Week atau musim liburan Jepang yang juga dimulai pada akhir April hingga awal Mei. Pada Golden Week inilah warga Jepang juga berlibur secara massal dan membuat objek wisata semakin padat dan tarif wisata juga makin meningkat. Kecuali minna-san menyukai suasana ramai dan meriah hari libur, alangkah bijak untuk menghindari waktu berkunjung pada Golden Week.

Sebagai gantinya, pertengahan hingga akhir Mei juga bisa menjadi waktu alternatif untuk berkunjung karena temperatur cuaca mulai hangat dan jumlah turis juga mulai berkurang. Saat beranjak ke bulan Juni, musim semi yang hangat mulai digantikan oleh hawa musim panas yang panas dan lembab.

Leave a Reply

%d bloggers like this: