Hal menarik dari Universitas di Jepang?

Apa kamu tertarik sekolah di Jepang? Memang, Indonesia juga memiliki perguruan tinggi yang berkualitas, namun tidak dipungkiri bahwa perguruan tinggi diseluruh Jepang memiliki pemerataan dari standar pendidikan. Saya akan menceritakan sedikit hal-hal yang mungkin saja kita tidak temukan di perguruan tinggi di Indonesia, namun ada di Jepang. Di salah satu , sebut saja University T. Universitas ini tidak termasuk kedalam TOP , namun karena sistem di Jepang adalah pemerataan pendidikan, sehingga Universitas ini memiliki fasilitas yang sangat baik.

Setiap mahasiswa; bachelor tingkat 4 (S1), master (S2) dan doctor (S3) mendapatkan meja dan kursi belajar masing-masing dalam ruangan yang disebut student room. Dalam student room tersebut berkumpulah mahasiswa S1 tingkat 4, mahasiswa S2, serta mahasiswa S3 dalam 1 bimbingan (supervisor) professor. Kalau mau dibayangkan suasanaya seperti dikantor. Namun kegiatanya ya bukan untuk bekerja. Di ruangan tersebut juga memiliki beberapa fasilitas diantaranya adalah printer dan mesin photo copy, perpustakaan kecil, loker, serta laci untuk masing-masing mahasiswa. Jika ditinjau, fasilitas tersebut sangat mendukung kegiatan belajar mahasiswa dan membuat mahasiswa lebih nyaman dalam belajar dan lebih fokus dalam meningkatkan kemampuan diri.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php
Student room

Fasilitas yang menarik lainnya adalah dapur yang lengkap dengan fasilitas memasak. Masyarakat Jepang memang menyukai pesta. Dan untuk pesta sederhana, biasanya mereka menggunakan dapur tersebut untuk pesta. 1 dapur besar diperuntukan untuk 3-4 professor. Coba bayangkan deh! Kita sekolah dan punya meja belajar sendiri dan didukung fasilitas dapur. Kalau tidak sampai bisa meningkatkan kemampuan diri, sayang sekali bukan?

 

Ruang makan bersama

Saya ingat sekali waktu sekolah sarjana (S1) di Indonesia, jika ingin photo copy buku, atau menjilid kita harus pergi ke abang-abang photo copy-an, nah beda sekali dengan di Jepang, setiap fakultas punya ruangan sendiri khusus photo copy lengkap dengan mesin lainnya. Ya memang tidak ada abang-abang photo copy-an sih di sini, kalau pun ingin photo copy di luar kampus kita bisa pergi ke konbini (Convenience store). Mereka menyediakan mesin photo copy. Dan yang menarik dari fasilitas ini adalah kita mengoperasikan sendiri mesin tersebut, sangat mandiri dan harus bertanggung jawab bukan dengan hal tersebut? Salah satu bentuk kegiatan yang bisa membentuk karakter dari masyarakat Jepang sendiri.

Ruang mesin photo-copy

Selain fasilitas, Saya juga ingin bercerita tentang kegiatan yang rutin yang dilakukan di salah satu Universitas, yaitu kegiatan bersih-bersih student room dan laboratory di setiap hari selasa siang sekitar 30 menit. Informasi tambahan, klasifikasi sampah di Jepang cukup rumit jika kita bandingkan dengan Indonesia. Pada saat kegiatan tersebut kita harus mengantarkan sampah pada tempat penampungan sampah, kalau ada pertanyaan apakah ada clean staff? Yes, ada. Namun tidak bertanggung jawab untuk kebersihan di dalam ruangan, karena kebersihan dalam ruangan adalah tanggung jawab yang memiliki ruangan tersebut. Bahkan ruangan dosen/ professor pun harus dibersihkan sendiri, jadi tugas clean staff adalah membersihkan koridor dan toilet serta tempat umum lainnya. Berbicara toilet, di kampus tersebut terdapat powder room sebelum masuk toilet, awalnya saya bingung fungsinya apa? Setelah saya investigasi, fungsinya untuk make up mahasiswi dan ganti baju seperti ketika ada seminar atau presentasi penting. Namun, saya manfaatkan juga untuk ibadah, hehehehe, puji syukur ada idea itu. Selain ada kegiatan bersih-bersih perminggunya, ada juga kegiatan bersih-bersih pertahun. Kegiatan bersih-bersih pertahun sangatlah meguras tenaga. Bayangkan! Mahasiswa harus membersihkan AC, menggosok lantai, dan menata kembali barang-barang dalam laboratory, student room dan dapur. “Taihengdeshita”. Namun, kegiatan ini adalah salah satu dari edukasi dan banyak sekali manfaat dari kegiatan ini. 

Mungkin sekali fasilitas di kampus lainnya lebih dari yang saya ceritakan ini, khususnya kampus di kota-kota besar dengan taraf hidup yang juga relatif lebih mahal dibandingkan dengan kota kecil. Dan semoga pelajar Indonesia yang ditakdirkan sekolah di Jepang bisa memberikan kontribusi untuk Indonesia ya, dan untuk Mina yang sedang berjuang untuk bisa sekolah di Jepang, “Ganbatte kudasai”.

Tokyo, Tokyo, Japan

Leave a Reply

%d bloggers like this: