Golden Gai: Kuliner Lezat Tersembunyi di Gang Sempit Tokyo

Tokyo, ibukota Jepang yang terkenal akan gedung pencakar langitnya, lampu-lampu gemerlap, dan kehidupan metropolitannya yang unik ternyata memiliki tempat ini. Tempat ini sering dikunjungi para karyawan kantoran sepulang kerja untuk minum-minum atau sekadar menikmati makan malam dengan harga kaki lima. Dan belakangan ini, tempat unik ini menjadi sorotan turis-turis asing juga. Golden Gai namanya.

Golden Gai menjadi salah satu lokasi terlangka di Tokyo berupa gang sempit terdiri dari beberapa blok bangunan yang tidak bisa digusur atau dirombak berkat kegigihan para pemilik bangunannya. Oleh karena itulah, gang sempit tersebut kini berubah menjadi banyak sekali bar kecil yang tersebar dari ujung ke ujung.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Saking kecilnya, setiap bar hanya bisa menampung 5-30 orang pengunjung saja, lho! Setiap bar memiliki keunikan sendiri, entah dari dekorasinya, minuman khas, karaoke gratis, hingga promosi-promosinya yang gila-gilaan. Tempat seperti ini cocok sekali untuk minna-san yang ingin menikmati suasana minum-minum ala Jepang tetapi dengan harga kaki lima.

Seperti Apa Etika Berkunjung di Golden Gai?

Kebanyakan bar menerima pengunjung baru dan turis. Namun, masih ada juga bar yang hanya menerima pelanggan tetap saja. Kalau minna-san ingin tahu bar yang ingin dikunjungi menerima tamu baru atau tidak, masuki saja bar tersebut sambil tersenyum sopan. Jika bar yang didatangi hanya menerima pelanggan tetap, pelayan bar pasti akan memberitahu minna-san tidak ada tempat tersedia. Banyak bar di Golden Gai mengenakan biaya masuk ke pengunjungnya. Namun, bisa bebas biaya jika minna-san datang dalam kelompok kecil.

Karena tempatnya yang kecil, minna-san bisa berkenalan dan mengobrol dengan sesama pengunjung bar lainnya. Para pelayan dan pemilik bar di Golden Gai juga melayani minna-san dengan sangat ramah meski kemampuan bahasa Jepang minna-san masih terbatas. Saat memesan, cukup dengan sopan mengatakan, “[nama minuman] o kudasai”.

Setelah minuman diterima, pastikan minna-san mengucapkan kata, “kanpai!” yang artinya “bersulang!” atau “oishii!” yang artinya “lezat!” agar suasana makin terasa meriah dan hangat.

Akan tetapi, kalau minna-san sedang tidak ingin minum-minum, Golden Gai juga menyediakan tempat-tempat makan dengan harga kaki lima namun dengan kelezatan kuliner internasional! Jadi, jangan lupa untuk menambahkan Golden Gai di daftar destinasi wisata Tokyo minna-san, ya!

Leave a Reply

%d bloggers like this: