Festival Tari Tradisional Jepang Awa Odori

Jika minna-san berkunjung ke pada musim panas, selain menikmati matsuri yang diadakan di hampir seluruh penjuru , minna-san juga harus menyaksikan pertunjukan festival tari !

Awa Odori berasal dari kota Tokushima City. Nama Awa dari Awa Odori sendiri diambil dulunya merupakan nama prefektur sebelum diganti menjadi prefektur Tokushima. Adapun kata Odori berasal dari bahasa Jepang yang artinya menari.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Awa Odori yang memiliki sejarah 400 tahun ini selalu menarik ribuan pengunjung dan penari ke Tokushima pada pertengahan Agustus. Meski acaranya dimulai pada siang hari, pertunjukan utamanya baru dimulai pada petang hingga malam hari. Para penari Awa Odori datang dari berbagai kalangan. Dari para pemula yang berkumpul bersama sebelum acara berlangsung, para veteran yang sudah lama berlatih, hingga para penari lainnya yang datang dari luar Tokushima dan luar Jepang!

Para peserta menari di antara barisan penonton yang sudah diatur di sisi kanan-kiri penari. Mereka menari diiringi musik tradisional dengan gerakan tari yang cukup sederhana untuk dipraktikkan. Dengan warna yang berbeda-beda sesuai kelompok masing-masing, para penari wanita mengenakan yukata, sedangkan para penari pria mengenakan happi, yukata pendek di atas celana.

Pada saat inilah aktivitas Tokushima City terhenti sejenak untuk disulap menjadi arena besar untuk menari. Di area panggung, terdapat tempat duduk yang sudah disediakan untuk menyaksikan pertunjukan. Di luar panggung, terdapat banyak sekali kios di mana minna-san dapat menikmati hiburan dari makanan hingga permainan yang tersedia.

Jika minna-san ingin datang ke Tokushima pada hari pertunjukan, minna-san harus memesan tiket dan akomodasi jauh-jauh hari. Saking banyak peminat, hotel-hotel di Tokushima sering kali penuh hingga para turis harus bermalam di hotel di luar Tokushima seperti di kota Naruto (40 menit menggunakan kereta), Takamatsu (1 jam perjalanan dengan kereta), atau Osaka (2.5 jam dengan mobil)!

Apabila minna-san tidak sempat atau ketinggalan menyaksikan pertunjukan Awa Odori, minna-san bisa mengunjungi museum Awa Odori    yang bernama Awa Odori Kaikan. Di sana terdapat aula tari yang mengadakan demo tarian beberapa kali sehari.

Leave a Reply

%d bloggers like this: