Festival Obon, Perayaan Kematian untuk Kedamaian Arwah Leluhur

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran mina-san tentang ? Unik? Yap, selalu penuh dengan daya tarik, salah satunya ada festival perayaan kematian yang rutin digelar setiap tahun di .  Tepatnya perayaan ini diselenggarakan pada musim panas, biasanya ditandai dengan suasana mendadak sepi dan hening, karena keramaian akan berpusat di pemakaman dan kebanyakan masyarakat juga lebih memilih untuk berada di rumah.

 

Sekitar empat sampai lima hari, masyarakat Jepang akan disibukkan dengan berbagai ritual . Ritual ini diawali dengan Mukaebi, yaitu dimana para anggota keluarga menyalakan api di halaman rumah yang dipercaya bisa sebagai penuntun arwah leluhur untuk pulang ke rumah. Selain itu, masyarakat Jepang pun akan memadati pemakaman untuk bersih-bersih dan berdoa di makam leluhur mereka, kegiatan ini dikenal dengan ohaka-mairi. Dalam ritual ini, diharapkan arwah para leluhur diberikan ketenangan dan kedamaian.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Selain ritual tersebut, beberapa rumah juga akan menyajikan sesajen yang diletakkan di atas meja, diantaranya beragam bunga, buah-buahan, hingga wagashi atau kue khas Jepang. Jika mina san penasaran ingin mengatehui festival obon ini seperti apa, maka berkunjunglah ke Jepang pada sekitar tanggal 14-16 Agustus setiap tahunnya. Pada saat ini, mina san akan merasakan perkotaan Jepang sunyi senyap, karena hampir sebagian besar masyarakatnya pergi untuk mendatangi kampung halaman mereka.

Leave a Reply

%d bloggers like this: