Begini Cara Makan Zaru Soba

Bagi mayoritas masyarakat Indonesia, memang belum sepopuler ramen atau udon. Masih sedikit restoran Jepang yang menyajikan menu ini. sendiri adalah mie asli Jepang yang terbuat dari gandum. Ukurannya mirip ramen tetapi warnanya lebih pucat, bahkan cenderung kecoklatan. Di negara asalnya, Jepang, ada dua pilihan penyajian , panas dan dingin. panas atau Kakesoba disajikan dengan cara dicampur kuah kaldu panas, dan biasanya dinikmati saat musim dingin. Sedangkan dingin atau Zaru adalah hidangan yang dinikmati saat musim panas atau tahun baru. Dan ternyata, ada caranya sendiri loh untuk makan dingin. Ini dia cara makan zaru .

biasanya disajikan di atas nampan bambu yang berlubang-lubang bagian bawahnya. Di wadah terpisah disertakan juga kuah pencelup (tsuyu) yang ditaruh di mangkuk tanah liat yang diletakkan di atas pemanas. Ada juga yang menambahkan rajangan daun bawang, nori (rumput laut kering) dan tempura untuk melengkapi sajian ini. Selain itu, set juga dilengkapi dengan teko, piring kecil, sumpit, dan sendok kayu besar.

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

Bagi minasan yang baru pertama kali mencicipi Zaru Soba, mungkin akan bingung bagaimana cara menyantapnya. Supaya tidak makin bingung, Gate beri tahu cara menikmati Zaru Soba yang benar.

Menggunakan sumpit, ambilah sedikit soba, celupkan di kuah tsuyu, lalu putar-putar atau aduk-aduk soba-nya selama kurang lebih 5-10 detik. Kalau ingin merasakan sensasi pedas pada Zaru Soba, minasan bisa menambahkan wasabi ke dalam kuah tsuyu. Setelah itu angkat soba dengan sumpit. Tampung kuah yang menetes dengan piring kecil. Dekatkan soba ke mulut minasan, lalu makan dengan cara menyeruputnya hingga mengeluarkan suara.

Tidak perlu khawatir dianggap tidak sopan, cara menyantap soba seperti ini justru dianjurkan. Bunyi seruput tersebut merupakan pujian kepada juru masak bahwa makanan yang dimasaknya enak dan menunjukkan minasan menikmati masakan yang dibuatnya.

Sambil makan soba, minasan juga bisa menyantap tempura yang menjadi pelengkap. Tempura bisa minasan makan lebih dulu atau berbarengan saat mengunyah soba. Cara menikmati tempura-nya sama seperti soba, ambil dengan sumpit kemudian celupkan ke dalam kuah khusus tempura.

Selama menyantap Zaru Soba, kuah tsuyu akan terus dipanaskan. Jika menjadi kental dan makin terasan asin, minasan bisa menambahkan air rebusan soba (Soba Yu) dari dalam teko, kemudian aduk-aduk menggunakan sendok kayu yang telah disediakan. Seruput kuahnya dengan sendok tersebut. Bukan cuma enak, kuah soba ini juga sehat karena mengandung nutrisi gandum dari soba. Nah, sekarang setelah minasan tau cara makan zaru soba, selamat menikmati!

Leave a Reply

%d bloggers like this: