Agenda Wisata Jepang 2018: Februari

Berikut ini adalah agenda  tahun 2018 yang berisi kegiatan dan aktivitas yang bisa Mina-san lakukan di tiap bulan dan musimnya di .

Setsubun Mantoro (3 Februari)

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

Setsubun adalah awal bulan musim semi di Kalender Jepang kuno. Pada saat ini, dipercaya para roh dari dunia arwah datang ke bumi.

Event ini diadakan di Nara. Prosesi upacara dilakukan dengan menyalakan 3000 lentera batu dan perunggu di Kuil Kasuga Taisha. Kuil ini sudah berdiri sejak tahun 768 sesudah masehi dan dikelilingi oleh hutan kuno yang lebat. Prosesi penyalaan lentera ini memberikan nuansa gaib dan misterius. Lentera ini hanya dinyalakan dua kali dalam setahun, yaitu saat Obon.

 

Sapporo Snow Festival (5 Februari)

 

Waktu terbaik untuk mengunjungi Sapporo adalah pada tanggal ini. Sapporo dikunjungi 2 juta orang setiap tahunnya. Agenda penting festival ini adalah kontes memahat patung salju. Sekitar 14 negara turut menjadi peserta dalam acara ini.

Selain kontes, ada pula atraksi lainnya seperti bar es, seluncur es untuk anak-anak, dan outdoor ice skating. Ada banyak juga makanan dan minuman dijual selama festival dari berbagai booth.

 

Asahikawa Winter Festival (7 Februari)

 

Asahikawa biasanya diadakan berdekatan dengan Sapporo Snow Festival. Meski populer di kalangan lokal, tetapi kurang begitu menarik kalangan asing. Meski begitu, patung-patung es di festival ini setara dengan yang di Sapporo. Patung salju di Asahikawa juga cenderung lebih besar daripada di Sapporo. Pada tahun 1994, Asahikawa mendapat Guinness World Record untuk patung salju terbesar, yaitu replika salju Kastil Sumon setinggi 30 meter.

Karena populer di kalangan lokal, nuansa kekeluargaan dapat dirasakan di festival ini. Atraksi untuk anak-anak jauh lebih banyak. Anak-anak diperbolehkan membuat manusia salju. Kompetisi lempar bola salju juga diadakan di sini.

 

Japanese Plum Blossoms (Awal Februari-Awal Maret)

 

Bunga plum mekar lebih dulu sebelum bunga sakura. Mekarnya bunga plum menandakan awal musim semi. Terkadang bunga plum sudah mekar saat salju masih menyelimuti. Sebelum hanami bunga sakura populer seperti sekarang, orang-orang lebih memilih menyaksikan bunga plum mekar. Minna-san bisa berkunjung ke taman-taman di Jepang untuk menyaksikan keindahannya.

 

Otaru Snow Festival (9 Februari)

 

Pada festival ini, Kota Otaru menyalakan lentera salju dan patung-patung salju kecil. Otaru adalah desa nelayan yang jaraknya 30 menit dari Sapporo dengan kereta. Area kanal di sekitar gudang-gudang tua di desa ini adalah tempat penyalaan lentera salju.

 

Tokyo Marathon (25 Februari)

 

Event Tokyo Marathon adalah event tahunan yang diadakan di sekitar Tokyo. Event ini adalah salah satu bagian dari enam event World Marathon Majors. Para peserta adalah pelari internasional dan pelari dari Jepang. Siapa saja juga bisa bergabung dalam acara ini. Setiap tahunnya, ada 300.000 pelamar, tetapi slot yang tersedia hanya 35.000 saja. Peserta ditentukan dari undian. Untuk pelari penyandang cacat fisik dan mental, disediakan juga jalur lari sepanjang 10 km.

Mengenakan kostum seunik mungkin adalah tradisi yang sangat penting pada acara marathon ini. Para peserta menunjukkan kreativitas mereka pada kostum yang dikenakan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: