4 Jenis Sake yang Wajib Dicoba di Jepang

Tidak lengkap rasanya berwisata ke tanpa menikmati sake! Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel tentang cara mengolah sake, ternyata sake memiliki makna minuman alkohol secara general di Jepang.

sendiri juga memiliki banyak sekali jenis dan variasinya. Minna-san dapat mengelompokkan jenis-jenis sake berdasarkan jenis beras serta seberapa persen beras tersebut digiling, tempat sake tersebut diproduksi, proses pengolahannya, dan masih banyak lagi. Nah, untuk mempermudah minna-san, berikut ini adalah 4 jenis yang populer dinikmati masyarakat Jepang dan cocok untuk dicoba minna-san saat berkunjung ke Jepang!

GATE!

Junmai (純米)

Junmai, atau beras murni adalah sake tanpa bahan tambahan dan pengawet apapun. Untuk membuat sake berjenis ini, kemurnian beras harus mencapai minimal 70% dan 30% sisanya sudah dibuang. Aroma sake junmai cenderung kuat dan terasa agak asam. Sake ini cocok disajikan secara hangat atau sesuai dengan suhu ruangan.

Honjozo (本醸)

Sama seperti junmai, honjozo juga menggunakan beras dengan kemurnian minimal 70% untuk bahan dasarnya. Perbedaannya dengan junmai adalah honjozo mengandung alkohol sulingan yang ditambahkan untuk meningkatkan rasa dan aroma. Honjozo termasuk sake yang ringan untuk diminum dan cocok untuk pemula. Honjozo bisa disajikan secara dingin atau hangat sesuai selera.

Ginjo ()

Ginjo adalah sake premium yang bahan dasarnya berupa beras yang kemurniannya mencapai 40-60%. Sake ini diolah secara fermentasi dengan ragi khusus. Hasilnya berupa sake yang ringan untuk diteguk dengan rasa buah-buahan, namun memiliki aroma kompleks yang wangi. Sake ini juga cocok untuk pemula dan biasanya disajikan dingin.

Ginjo juga memiliki jenis lain yang bernama junmai ginjo. Junmai ginjo juga berupa sake yang masuk ke dalam jenis junmai pada poin pertama.

Daiginjo (大吟)

Sesuai dengan namanya “dai” yang artinya besar, daiginjo adalah sake premium berukuran besar yang umumnya dianggap oleh orang-orang sebagai level sake tertinggi dalam seni pembuatan sake. Untuk membuat daiginjo, dibutuhkan beras kemurniannya persis mencapai 50%. Karena itulah, daiginjo cukup mahal untuk dikonsumsi dan biasanya disajikan dingin untuk menonjolkan aroma dan rasanya yang nikmat dan kompleks.

Daiginjo juga memiliki jenis lain yang bernama junmai daiginjo, yang artinya tidak ada bahan tambahan apapun dalam pembuatannya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: