3 Varian Rasa Unik Ramen di Jepang

Saat berkunjung ke Jepang, mina-san akan menemukan banyak kedai , baik rasa maupun topping yang disajikan. sendiri sudah menjadi salah satu makanan wajib bagi orang Jepang sendiri atau bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang. Namun, ada lho beberapa varian rasa unik di Jepang. Seperti apa rasa yang ditawarkan, berikut GATE akan infokan ke mina-san 3 varian rasa unik di Jepang.

 

PPI Jepang atau Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Dan GATE adalah mitra resmi dari PPI Jepang. PPI Jepang mendukung GATE sebagai pintu untuk lebih mempererat jalinan persahabatan antara Jepang-Indonesia. Info lebih lanjut: http://ppijepang.org/index.php

 

 

 

Mina-san dapat menemukan Blue Ramen ini di kedai Kipposhi, Tokyo. Kedai Kipposhi ini berada di Oshiage, berdekatan dengan Asakusa dan Tokyo Skytree.

Blue Ramen tercipta karena Koizumi san selaku owner terinspirasi oleh laut Hawai. Berawal sebuah unggahan foto Blue Ramen oleh Koizumi san di instagram membuat Blue Ramen ini menjadi yang wajib coba saat berkunjung ke Jepang.

Kuah berwarna biru yang disajikan pada ramen merupakan resep rahasia. Namun, Koizumi san meyakinkan bahwa bahan yang digunakan aman untuk dikonsumsi dan alami. Kuah ramen ini menggunakan kaldu ayam sebagai dasar rasa dan wajib memasak ayam dengan suhu tertentu agar kuah yang dihasilkan terlihat bening. “” adalah cara yang dipilih Koizumi san untuk memasak kaldu, yakni  kaldu ayam direbus bersama dengan daging sapi giling. Daging sapi giling ini berfungsi mengikat partikel yang membuat sup menjadi keruh. Campuran  daging dan ayam ini akan menambah lezatnya sup ramen

Di setiap komponen Blue Ramen ini memiliki cita rasa seni yang tinggi dikarenakan kecintaan Koizumi san terhadap seni.

 3 Chome-1-17 Azumabashi, Sumida, Tokyo 130-0001, Japan

 

Chicken

 

 

Tori no Ana merupakan kedai ramen yang memiliki menu spesial . Letak kedai ini berada di dekat Pintu Keluar Timur, stasiun . Mina-san bisa menemukannya hanya dengan berjalan sekitar 5 menit dari stasiun.

Chicken Paitan ini terfokus pada sup yang digunakan. Jika Chintan menghasilkan kuah bening, maka Paitan menghasilkan kuah yang keruh dan kental.

Cara pembelian chicken ramen paitan ini menggunakan vending machine. Jadi jika mina-san kesulitan menggunakan bahasa Jepang, mina-san bisa mengubah bahasa ke bahasa Inggris. Komponen ramen ini juga dapat membuat mina-san makin bersemangat untuk melahapnya, seperti kentang, pasta jagung, char siu, soboro cincang (ayam cincang ala Jepang), potongan daun bawang dan ajizuke tamago, telur rebus yang dibumbui dengan soy sauce dan mirin.

 

Ramen Hijau dengan Euglena

 

 

Ramen Euglena merupakan salah satu ramen unik berikutnya. Kedai yang menggunakan Euglena sebagai bahannya adalah Menya Rokkando, Ikebukuro, Tokyo. Hijau ramen dalam green ramen didapat dari Euglena, sejenis ganggang hijau yang memiliki sifat hewan maupun tumbuhan. Ramen hijau Euglena ini memiliki kandungan protein yang baik untuk tubuh.

Menu spesial kedai Menya Rokkando adalah ramen hijau dengan yuzu dan mitsuba, sejenis sayuran yang mirip seledri, yang disajikan dengan salt broth. Kuah ramen ini tidak menggunakan babi maupun ayam, hanya dengan seafood.  

Aroma dan rasa ramen ini tidak begitu berat dengan ragam topping yang disajikan menambah lezatnya ramen hijau ini.

 2-57-2 Higashi Ikebukuro Cosm Higashi Ikebukuro Bldg. 1F, Toshima 170-0013 Tokyo Prefecture, Japan

 

Siapkah mina-san untuk mencoba ketiga ramen di atas saat berkunjung ke Jepang?

Leave a Reply

%d bloggers like this: